“Selain layanan KB MOW, bantuan yang diberikan berupa paket sembako lengkap dengan susu dan perlengkapan ibu serta bayi pascasalin,” tambah Maria.
Bantuan tersebut juga diperuntukkan bagi ketiga anak R yang sebelumnya tinggal dalam kondisi rumah yang memprihatinkan.
Respons Cepat Berawal dari Laporan Warga
Penanganan kasus ini bermula dari laporan masyarakat melalui layanan darurat Raza Lakas 112 milik Pemkab Tanah Laut. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan koordinasi lintas sektor.
“Melalui hotline centre Raza Lakas 112, kasus ini cepat ditangani. Ibu, bayi, dan anak-anak sudah mendapat pendampingan dari DP2KBP3A, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan pihak rumah sakit,” jelasnya.
Saat ini, R dan bayinya masih dalam pengawasan tim medis. Selain itu, pendampingan juga dilakukan oleh UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) untuk memastikan pemulihan fisik dan psikis berjalan optimal sebelum kembali ke lingkungan masyarakat.
Langkah cepat dan terintegrasi ini menjadi wujud nyata komitmen Pemkab Tanah Laut dalam memberikan perlindungan kepada perempuan dan anak yang berada dalam kondisi rentan.(Wartabanjar.com/Gazali)
editor: nur_muhammad







