WARTABANJAR.COM. JAKARTA – Inter Milan harus menanggung aib di depan publik sendiri setelah kalah 1-2 dari Bodo/Glimt pada leg kedua play-off Liga Champions 2025/2026 di Stadion Giuseppe Meazza, Rabu (25/2/2026) dini hari WIB. Hasil ini membuat Nerazzurri tersingkir dengan agregat 2-5, sementara wakil Norwegia melaju ke babak 16 besar.

Man of the Match: Jens Petter Hauge

Salah satu kunci kemenangan Bodo/Glimt adalah penampilan gemilang Jens Petter Hauge. Mantan penyerang AC Milan itu dinobatkan sebagai Man of the Match berkat gol pembuka yang ia cetak di menit ke-58. Gol tersebut menjadi titik balik yang meruntuhkan semangat Inter dan membuka jalan bagi dominasi tim tamu.

Selain mencetak gol, Hauge juga aktif mengatur serangan dari sisi sayap, menciptakan peluang berbahaya, dan memaksa lini pertahanan Inter bekerja ekstra keras. Kontribusinya membuat Bodo/Glimt tampil percaya diri hingga akhir laga.

Kekalahan ini semakin memalukan bagi Inter karena Hauge, yang pernah merumput di Serie A bersama AC Milan, justru menjadi sosok yang menyingkirkan rival sekotanya dari Liga Champions. Performa impresifnya menegaskan bahwa Bodo/Glimt bukan sekadar tim kejutan, melainkan kekuatan baru yang patut diperhitungkan di Eropa.

Catatan Karier Hauge di AC Milan
Hauge bergabung dengan AC Milan pada tahun 2020 setelah tampil impresif bersama Bodo/Glimt. Selama dua musim di Serie A, ia mencatat 18 penampilan dengan 2 gol sebelum dipinjamkan ke Eintracht Frankfurt. Meski kontribusinya di Milan tidak maksimal, ia dikenal sebagai winger muda berbakat dengan kecepatan dan kemampuan dribel yang menonjol. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)

Editor: Andi Akbar