WARTABANJAR.COM, BANJARBARU- Polres Banjarbaru mengintensifkan pengamanan selama bulan suci Ramadan melalui Operasi Sikat Intan 2026.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya aktivitas masyarakat, baik kegiatan keagamaan maupun aktivitas remaja di malam hari.

Kabagops Polres Banjarbaru, Kompol Agus Sugianto, mengatakan pengamanan difokuskan pada pelaksanaan salat Tarawih di masjid-masjid wilayah Banjarbaru.

“Kami menerjunkan tim UKL (Unit Kecil Lapangan) yang dipimpin para perwira pengendali dan Kapolsek selaku koordinator wilayah untuk memastikan ibadah berjalan aman dan kondusif,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).

Pengamanan dilakukan untuk mencegah gangguan seperti petasan maupun hal lain yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah.

Selain itu, patroli cipta kondisi rutin digelar setiap malam selama Ramadan.

Personel ditempatkan di sejumlah titik rawan guna mengantisipasi balap liar, geng motor, hingga potensi tawuran.

“Kami hadir di lapangan setiap malam agar masyarakat merasakan manfaatnya dan situasi Banjarbaru tetap aman serta kondusif,” tegasnya.

Selama sepekan pelaksanaan, Polres Banjarbaru mengamankan sejumlah remaja yang terlibat kenakalan, mulai dari pesta minuman keras hingga rencana tawuran.

“Ada enam orang yang kita amankan di satu tempat, kemudian empat orang di tempat lain, dan ada juga yang empat orang. Sebagian masih di bawah umur, ada yang masih SMP dan SMA,” jelas Kompol Agus.

Para pelaku diproses melalui sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) oleh Sat Samapta.

Untuk yang masih di bawah umur, pihak kepolisian memanggil orang tua mereka guna diberikan pembinaan dan penjelasan.

Selain pesta miras, polisi juga menggagalkan aksi tawuran yang melibatkan 11 remaja.

Dalam kasus tersebut, ditemukan sejumlah senjata tajam berbagai jenis.

“Yang pesta miras tidak ada membawa senjata tajam, tetapi yang hendak tawuran kemarin ada membawa senjata tajam,” terangnya.

BACA JUGA: Ojol Perempuan di Banjarmasin Jadi Korban Order Fiktif, Saldo Rp2 Juta Raib Langsung Pingsan

Oleh karena itu, Kompol Agus mengimbau masyarakat agar memanfaatkan layanan call center 110 yang aktif 24 jam serta aplikasi Cangkal untuk pelaporan cepat.