Jembatan Pulau Laut Ditargetkan Selesai 2028, PUPR Kalsel: “Proyek Strategis Gunakan Skema Multi-Years”

WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Pembangunan Jembatan Pulau Laut yang menghubungkan Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Kotabaru terus berlanjut. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menargetkan proyek strategis tersebut rampung pada 2028 melalui skema kontrak tahun jamak (multi-years).

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kalsel, Robby Cahyadi, menjelaskan bahwa pembangunan jembatan sebenarnya telah dimulai sejak 2014. Pada tahap awal, sebagian paket pekerjaan dilaksanakan oleh pemerintah kabupaten dan sebagian lainnya oleh pemerintah provinsi.

“Memang diawali pada tahun 2014, itu dikerjakan oleh kabupaten sendiri dan memang ada paket yang dikerjakan oleh provinsi,” ujarnya, Kamis (19/2/2026).

Dilanjutkan Kembali Sejak 2024

Proyek Jembatan Pulau Laut kembali dilanjutkan pada 2024 dengan skema pembiayaan bersama antara Pemerintah Provinsi Kalsel dan dua pemerintah kabupaten, yakni Kabupaten Kotabaru dan Kabupaten Tanah Bumbu.

Menurut Robby, masing-masing kabupaten melakukan sharing anggaran sekitar Rp500 miliar yang dialokasikan secara bertahap setiap tahun.

“Dimulai dari tahun 2024, target berakhir di tahun 2028. Itu dikerjasamakan dengan PKS dan kabupaten/kota. Mereka juga bekerja sama terkait pengadaan lahan untuk akses jalan penghubungnya,” jelasnya.

Saat ini proyek telah memasuki tahun kedua pelaksanaan. Skema kontrak tahun jamak akan berjalan mulai 2026 hingga 2028.