WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Jalan protokol Hadji Boejasin di Pelaihari bakal “disekat” selama pelaksanaan Expo Ramadhan 2026. Dinas Perhubungan Kabupaten Tanah Laut mulai mematangkan skema rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi kemacetan di pusat kota.
Tahun ini menjadi kali ketiga jalan utama tersebut difungsikan sebagai pusat pasar rakyat selama bulan suci Ramadhan. Kepadatan kendaraan diprediksi meningkat signifikan, terutama menjelang waktu berbuka puasa.
Kepala Seksi Lalu Lintas Dishub Tanah Laut, M. Ilham, menjelaskan pengalihan arus akan difokuskan bagi pengendara dari arah Simpang Apill, Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas.
Skema Pengalihan Arus
Pengendara dari Simpang Apill akan dialihkan menuju Jalan Hutan Kota dan keluar di Jalan Basuki Rahmat.
“Nanti dari Simpang Apill kita alihkan ke Jalan Hutan Kota, keluarnya ke Basuki Rahmat. Jangan keluar di Hutan Kota karena posisinya sudah mepet dengan area Expo Ramadhan,” jelas Ilham.
Sementara itu, jalur di samping Bank BRI atau Jalan Kolonel Sugiono tetap difungsikan sebagai akses menuju Jalan Basuki Rahmat.
Beberapa titik putaran balik atau U-Turn juga akan dibatasi penggunaannya dan diprioritaskan untuk akses perkantoran, seperti Pengadilan dan Dinas Kesehatan.
Jam Berlaku Rekayasa Lalu Lintas







