Selain itu, Bendahara Umum AGNIA, dijabat oleh Muzahid Akbar Hayat, seorang akademisi dan pemerhati guru ngaji.
Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PAN yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas AGNIA menyampaikan bahwa, berdasarkan hasil penelitian Institut Al-Qur’an Jakarta mencatat bahwa 72,25 persen Muslim di Indonesia buta aksara Al Qur’an atau masih belum mampu membaca dan tulis Al-Qur’an.
BACA JUGA: BI Resmi Buka Penukaran Uang Baru Hari ini! Akses pintar.bi.go.id Mulai 14.00 WIB, ini Tata Caranya
Fakta ini menjadi perhatian serius dan memperkuat urgensi gerakan nasional peningkatan literasi Al-Qur’an yang terstruktur dan terorganisasi.
Dengan dukungan Anggota DPR RI, H. Sudian Noor serta kepemimpinan tokoh-tokoh nasional yang berpengalaman, AGNIA diharapkan menjadi organisasi yang kuat, profesional, dan benar-benar dapat membantu dan meningkatkan kesejahteraan guru ngaji.
AGNIA hadir agar guru ngaji tidak lagi berjalan sendiri, tetapi bisa bergerak bersama dalam satu visi untuk memperkuat literasi Al-Qur’an dan membangun generasi yang berkarakter Qur’ani. (wartabanjar.com/iqnatius)
Editor: Yayu







