WARTABANJAR.COM, BANJARBARU- Polda Kalimantan Selatan terus memacu pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari program nasional pemenuhan gizi.
Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, menyampaikan progres tersebut kepada Presiden RI, Prabowo Subianto dan Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melalui zoom meeting Ground Breaking SPPG Polri serentak se-Indonesia, Jumat (13/2/2026).
Dari total 35 SPPG yang direncanakan di Kalimantan Selatan, sebanyak 10 di antaranya masuk kategori Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Berjenjang (SPPGB) yang dibangun di daerah terpencil dan pondok pesantren.
Satu SPPGB berlokasi di Kabupaten Tanah Bumbu dan sembilan lainnya di Kabupaten Barito Kuala.
“Sepuluh SPPG di daerah terpencil sedang dalam proses pembangunan dengan calon penerima manfaat sebanyak 3.695 orang,” ujar Kapolda.
Selain itu, pembangunan SPPG juga tengah berlangsung di Desa Dalam Pagar, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar.
Nantinya, fasilitas tersebut akan mendistribusikan makanan bergizi kepada 1.837 santri Pondok Pesantren Salafiyah Syekh Arsyad Al-Banjari.
”Sebagian besar penerima manfaat diketahui berasal dari keluarga kurang mampu. Ini juga sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada sekolah keagamaan,” ungkapnya.
Tak hanya fokus pada distribusi makanan, Polda Kalsel juga membangun ekosistem rantai pasok pangan bergizi.
Tercatat sebanyak 12 greenhouse dibangun untuk budidaya sayur dan buah, serta 42 kolam biofolk dengan kapasitas 42.000 ekor ikan.







