Ironi Data JKN! 1.824 Warga Kaya Terima PBI BPJS Kesehatan, 54 Juta Waga Miskin Justru Belum

Sinkronisasi Data Tiga Bulan

Untuk mengatasi persoalan ini, Kementerian Kesehatan akan melakukan sinkronisasi dan perapihan data bersama Kementerian Sosial serta BPJS Kesehatan dalam tiga bulan ke depan.

Langkah ini bertujuan mengeluarkan kelompok desil 10 dari daftar PBI dan mengalihkan mereka ke kategori non-PBI. Pemerintah juga akan menata ulang sekitar 11 juta peserta yang sebelumnya telah dipindahkan dari PBI oleh pemerintah daerah.

“Yang pindah dari PBI menjadi tidak PBI supaya desil-desil yang tinggi ini jangan masuk ke sana. Karena masih ada lagi desil 1 sampai 5 yang belum bisa masuk ke PBI,” tegas Budi.

Meski demikian, pemerintah memastikan proses perbaikan data dilakukan secara bertahap agar tidak mengganggu pelayanan kesehatan, terutama bagi pasien dalam kondisi kritis maupun penyakit katastropik.

“Nah, itu kita akan rapikan tapi itu tiga bulan ke depan saja supaya tidak mengganggu khususnya pasien-pasien yang kritis yang katastropik tadi,” pungkasnya.

Kasus ini kembali menyoroti pentingnya akurasi dan integrasi data sosial agar subsidi negara benar-benar tepat sasaran dan dinikmati masyarakat yang paling membutuhkan.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)

editor: nur_muhammad