WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Pengamat sepak bola Malaysia Zulhelmi Zainal Azam menilai BRI Super League menjadi zona nyaman diaspora Indonesia saat ini.
Ia menyebut kompetisi domestik memberi menit bermain stabil bagi pemain naturalisasi Timnas Indonesia belakangan ini cukup luas sekarang.
Komentar disampaikan melalui media Malaysia setelah mengamati perkembangan pemain keturunan berkarier pada liga Indonesia beberapa musim terakhir ini.
Zulhelmi menilai lingkungan kompetitif belum cukup keras dibanding liga luar negeri tempat mereka berkembang sebelumnya secara profesional penuh.
Ia menyebut sejumlah pemain diaspora tampil aman karena kualitas persaingan berbeda dari pengalaman Eropa mereka dahulu di sana.
Namun dia mengakui keberadaan mereka tetap membantu peningkatan standar permainan serta eksposur kompetisi nasional bagi penonton lokal luas.
Pernyataan muncul ketika pembahasan naturalisasi pemain terus menjadi perhatian pengamat regional Asia Tenggara dalam diskursus sepak bola modern.
Beberapa pihak Indonesia menegaskan kontribusi diaspora penting memperkuat kedalaman skuad tim nasional pada berbagai ajang kompetisi resmi internasional.







