Riandy menyampaikan, hasil audiensi dengan kementerian langsung ditindaklanjuti setibanya di Banjarbaru.
“Begitu kami pulang ke Banjarbaru, langsung kami wujudkan dengan pementasan Mamanda seperti yang disaksikan kali ini,” katanya.
Ke depan, KEK Banjarbaru berencana mengagendakan pertunjukan seni secara rutin dengan melibatkan berbagai paguyuban lintas generasi.
“Insyaallah nanti bisa sebulan sekali atau dua kali, dan kita rolling. Bulan ini Mamanda, bulan depan Madihin, atau seni lainnya. Harapannya, ini bisa menggerakkan kreativitas anak-anak muda dan memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Banjarbaru,” pungkas Riandy. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor: Yayu







