WARTABANJAR.COM, JAKARTA — Para pemain Timnas Futsal Iran justru menunjukkan sikap positif saat menyambut partai final Piala Asia Futsal 2026 melawan Indonesia. Alih-alih merasa takut atau tertekan dengan ribuan sorak pendukung Merah Putih di Indonesia Arena, Jakarta, sejumlah pemain justru antusias menikmati atmosfer penuh semangat itu menjelang pertandingan besar.
Laga final ini menjadi salah satu momen paling dinanti pada turnamen yang digelar sejak 7 Februari 2026. Timnas Futsal Indonesia berhasil mencapai puncak turnamen untuk pertama kalinya setelah menyingkirkan Jepang di semifinal dengan skor 5-3, mencetak sejarah bagi sepak bola indoor tanah air. Sementara itu, Iran melaju setelah menundukkan Irak 4-2 di laga semifinal.
Pemain Iran Tidak Takut Suporter Indonesia
Pemain Iran Mohammadhossein Derakhsani mengatakan bahwa tekanan dari suporter Indonesia tidak membuat mental timnya goyah. Sebaliknya, dia dan rekan-rekannya justru menikmati riuhnya dukungan publik tuan rumah yang diperkirakan memadati lebih dari 10 ribu penonton di arena.
“Saya berharap kami bisa memainkan pertandingan yang bagus. Seluruh pemain Iran senang bermain di hadapan banyak suporter,” ujar Derakhsani dalam sesi jumpa pers menjelang laga final.
Hal serupa juga ditegaskan media Iran lainnya yang melaporkan bahwa mental tim mereka kuat, dan dukungan suporter besar hanyalah “menu biasa” bagi skuad yang telah bertanding di banyak turnamen besar.
Atmosfer Final yang Diprediksi Penuh Drama
Final Piala Asia Futsal 2026 bukan sekadar adu teknik di lapangan, namun juga battle mental antara tuan rumah yang bersemangat dan sang raksasa Asia yang kaya pengalaman. Iran merupakan tim tersukses di sejarah turnamen ini dengan 13 gelar juara dari 15 final yang pernah mereka lakoni. Sebaliknya, Indonesia melangkah ke partai puncak untuk pertama kalinya sejak keikutsertaannya pada ajang ini.
