“Rapat Koordinasi Teknis ini menjadi forum konsolidasi dan sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam merumuskan program pembangunan infrastruktur yang berskala prioritas dan strategis,” ujarnya.
Ia menjelaskan, melalui sinkronisasi program antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota, penyelenggaraan urusan pekerjaan umum diharapkan dapat dilaksanakan secara cepat, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
“Termasuk di dalamnya upaya mendorong percepatan pembangunan melalui skema pembiayaan dekonsentrasi dan tugas pembantuan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Yasin menekankan pentingnya menyerap aspirasi daerah sejak tahap perencanaan agar program yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan.
“Pada hari ini kita duduk bersama untuk menyelaraskan dan menyepakati program serta kegiatan yang akan menjadi acuan penyusunan kegiatan Tahun Anggaran 2027 mendatang,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta Rakornis agar mengedepankan skala prioritas dan ketepatan sasaran dalam setiap usulan kegiatan yang akan diprogramkan melalui Kementerian Pekerjaan Umum.
Sementara itu, Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan Dinas PUPR Kalsel, Alain Filmore, menyampaikan bahwa Rakornis menjadi momentum penting untuk memperjelas arah pembangunan infrastruktur di Kalimantan Selatan.
“Melalui kegiatan ini, setiap pihak diharapkan dapat memilih dan mengusulkan kegiatan yang benar-benar menjadi skala prioritas dan dapat dilaksanakan untuk memajukan pembangunan infrastruktur di Provinsi Kalimantan Selatan,” katanya.







