“Kita lakukan secara gotong royong dengan warga kampung sini juga,” lanjutnya.
Menurut Adul, pemasangan lampu hias dan fasilitas wudhu dilakukan untuk memperindah kampung serta memberikan kenyamanan bagi jamaah yang datang dari berbagai daerah.
“Jadi biar enak dilihat saat para jamaah datang, dan para jamaah lebih nyaman lagi menjalani haulnya,” pungkasnya.
Haul Guru Zuhdi sendiri setiap tahunnya selalu menjadi momen besar bagi masyarakat Banjarmasin dan sekitarnya, dengan ribuan jamaah memadati kawasan kubah untuk mengenang dan mendoakan sang ulama kharismatik.(Wartabanjar.com/Iqnatius)
editor: nur_muhammad







