VIRAL di Medsos Soal Parkir Rp50 Ribu, Ini Penjelasan Resmi Manajemen Bandara Syamsudin Noor

WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Jagat media sosial belakangan ramai membicarakan tarif parkir Rp50 ribu di Bandara Internasional Syamsudin Noor. Potongan video, unggahan warganet, hingga kolom komentar pun dipenuhi pro dan kontra. Di tengah riuh itu, manajemen bandara akhirnya angkat bicara.

Manajemen menegaskan, layanan parkir premium tersebut bukan kewajiban, melainkan opsi tambahan yang disediakan untuk menata arus kendaraan, khususnya di area penjemputan penumpang yang kian padat.

General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, menjelaskan bahwa layanan ini lahir dari realitas di lapangan. Banyak penjemput yang berhenti cukup lama di area kedatangan, padahal zona tersebut sejatinya dirancang untuk aktivitas singkat.

“Kami tidak memaksa. Kami hanya menyediakan dan mendengar ada kebutuhan untuk parkir atau berhenti di area tersebut lebih dari 10 menit,” ujarnya, Jumat (23/1/2026).

Menurut Millyas, secara ideal area pick-up dan drop-off hanya digunakan dalam hitungan menit. Tujuannya agar arus kendaraan tetap lancar dan tidak saling bertumpuk.

“Kalau namanya pick-up atau drop-off itu maksimum tiga menit. Maksimum tiga menit supaya arus bisa tertata kembali,” katanya.

Namun dalam praktiknya, area kedatangan kerap menjadi titik temu berbagai arus kendaraan. Mulai dari mobil penjemput, kendaraan dari jembatan akses, hingga pengguna parkir reguler, semuanya bertemu di satu simpul yang sama.

“Ke depan nanti yang premium ini juga akan kami satu arahkan ke sana, sehingga menjadi muara dari beberapa traffic,” jelasnya.

Baca Juga :   Pemko Banjarbaru Tegaskan Spanduk di Bahu Jalan dan Sekolah Ilegal

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca