Adapun bibit siklon 97S diperkirakan bergerak persisten dengan kecepatan angin maksimum 20 knot dan tekanan udara 1000 hPa, sehingga berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik dan sepanjang daerah konvergensi.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir, longsor, dan gangguan aktivitas akibat cuaca ekstrem, serta rutin memantau informasi cuaca resmi dari BMKG.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur_muhammad






