Disdik Tabalong Prioritaskan Pembangunan RKB dan Rehab TK pada 2026

WARTABANJAR.COM, TANJUNG– Dinas Pendidikan Kabupaten Tabalong melalui Bidang Pembinaan PAUD dan Dikmas menargetkan peningkatan kualitas sarana pendidikan anak usia dini pada tahun 2026.

Fokus utama diarahkan pada pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) serta rehabilitasi gedung Taman Kanak-Kanak (TK).

Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Dikmas Disdik Tabalong, H. Akhmad Syamsi, mengatakan bahwa pada 2026 terdapat 75 paket pekerjaan yang akan dilaksanakan menggunakan anggaran induk APBD.

“Dari jumlah tersebut, terdiri atas pembangunan 15 unit WC, 40 paket rehabilitasi gedung, dan sekitar 45 persen anggaran dialokasikan untuk pengadaan Alat Permainan Edukatif (APE) luar,” jelas Syamsi pada wartabanjar.com di ruang kerjanya Kantor Diknas Tabalong, Kamis (22/1/2026).

Menurutnya, pembangunan dan perbaikan gedung TK menjadi prioritas karena sangat berpengaruh terhadap kenyamanan dan kelancaran proses pembelajaran.

“Dengan gedung yang bagus dan layak, kegiatan belajar mengajar tidak terganggu. Anak-anak bisa belajar dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Saat ini, lanjut Syamsi jumlah TK se-Kabupaten Tabalong mencapai sekitar 300 buah, dengan rincian 95 TK berstatus negeri, ditambah 12 TK Negeri Pembina, sementara sisanya masih berstatus swasta.

BACA JUGA: Cuaca Panas Ekstrem Landa Palangka Raya Hingga Beberapa Hari ke Depan

Syamsi mengungkapkan, salah satu kendala utama dalam upaya peningkatan status TK swasta menjadi negeri adalah persoalan ketersediaan lahan.

“Tidak semua desa atau kelurahan di Tabalong memiliki lahan yang memenuhi syarat. Untuk menjadi TK negeri, minimal harus tersedia tanah seluas 50 x 50 meter,” terangnya.

Baca Juga :   Warukin Take Off! Sertifikat Bandar Udara Sudah di Tangan H. Fani

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca