Dalam pelarian itu, para pelaku membawa kabur jam tangan mewah milik korban dengan nilai diperkirakan mencapai 200 ribu euro.
Pelarian Berakhir di Bali
Usai melakukan kejahatan tersebut, Cosmin berpindah-pindah tempat untuk menghindari kejaran aparat internasional. Hingga akhirnya, ia memilih Bali sebagai lokasi persembunyian, memanfaatkan citra pulau wisata internasional untuk berbaur dengan warga asing lainnya.
Namun, upaya pelarian Cosmin akhirnya kandas. Melalui kerja sama dan koordinasi internasional, aparat kepolisian Indonesia berhasil mengidentifikasi, melacak, dan menangkap Cosmin tanpa perlawanan.
Saat ini, Cosmin tengah menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai mekanisme hukum internasional, termasuk kemungkinan ekstradisi ke Rumania untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur_muhammad







