Hp Kopilot ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung, Tim SAR Tak Dengar Suara Minta Tolong

Terkait adanya aktivitas smartwatch milik Kopilot Farhan yang diklaim keluarga korban, Arman membenarkan adanya data pergerakan tersebut. Namun, pihaknya belum dapat memastikan apakah data itu menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

“Kami tidak bisa menyimpulkan itu sebagai tanda kehidupan. Memang terlihat ada pergerakan, tapi untuk memastikan apakah itu menunjukkan korban masih hidup atau tidak, kami belum bisa memastikan,” ujarnya.

Sebelumnya, pihak keluarga korban, Pitri Keandedes Hasibuan (30), menyatakan ponsel Kopilot Farhan sebenarnya telah ditemukan sehari setelah insiden jatuhnya pesawat, yakni pada Sabtu (17/1/2025). Ia mengungkapkan adanya panggilan yang diterima di lokasi kejadian.

“Tanggal 18 adik saya ada di lokasi. Lalu ada yang memanggil dari posko dan mengatakan ada ditemukan HP. Setelah itu adik saya turun dan mengambil HP tersebut,” ujar Pitri saat dikonfirmasi, Senin (19/1/2025).

Pitri juga mengungkapkan ponsel tersebut terhubung dengan smartwatch yang dikenakan Kopilot Farhan. Ia memperlihatkan tangkapan layar data aktivitas smartwatch yang menunjukkan pergerakan hingga 13.647 langkah, tercatat dari pukul 18.00 WITA hingga 22.00 WITA pada Minggu (18/1/2025).(Wartabanjar.com/nur_muhammad)

editor: nur_muhammad