WARTABANJAR.COM, KAMCHATKA- Badai salju terjadi di Semenanjung Kamchatka di kawasan Timur Jauh Rusia musim dingin 2026 ini.

Badai musim dingin ekstrem itu tergolong ekstrem, terjadi pada Selasa (13/1/2026) malam.

Cuaca buruk tersebut menyebabkan aktivitas di sejumlah kota nyaris terhenti total.

Salju tebal dengan ketinggian setara dua lantai bangunan menimbun area permukiman dan pusat kota, memicu longsoran di beberapa titik, serta mengganggu mobilitas warga.

Kondisi darurat ini memaksa pemerintah setempat mengerahkan armada penyelamat dan peralatan khusus untuk membuka akses jalan dan membantu evakuasi.

Dua kota di ujung tenggara semenanjung, yakni Petropavlovsk-Kamchatsky dan Vilyuchinsk, dilaporkan menjadi wilayah yang paling parah terdampak badai salju tersebut.

Video kondisi salju tebal dan tinggi itu beredar di media sosial seperti Instagram dan TikTok.

Dikutip dari Instagram @natureofrrt, pada 17 Januari 2026, salju di Khamchatka diperkirakan setebal 5 meter.

Akun Instagram @santacatarinanofeed mengunggah seorang warga setempat terjun dari lantai atas bangunan ke tumpukan salju tebal di bawahnya.

Tampak warga itu menembus ketebalan salju sangat dalam.

Di video lain, juga ada sejumlah warga bermain seluncuran di atas salju yang tebalnya hampir menutupi gedung tinggi.

Saking tebal dan derasnya badai salju, bahkan mobil-mobil pun ikut tertimbun.

Suhu udara setempat dilaporkan mencapai -21 derajat Celcius. (wartabanjar.com/yayu)

Editor: Yayu