Satu Perusahaan, Dua Tragedi
Fakta yang membuat publik semakin geram: kedua insiden crane runtuh tersebut berasal dari proyek yang dikerjakan oleh perusahaan konstruksi yang sama, Italian-Thai Development, salah satu kontraktor terbesar di Thailand.
Perusahaan ini sebelumnya juga disorot karena pembangunan gedung pencakar langit di Bangkok yang roboh saat gempa bumi, meski bangunan lain di sekitarnya tetap berdiri kokoh.
Kini, nama perusahaan tersebut kembali menjadi simbol kemarahan publik terhadap lemahnya pengawasan, standar keselamatan, dan tanggung jawab di sektor konstruksi.
Tangis di Balik Angka
Di balik angka 34 korban jiwa dari dua tragedi ini, ada keluarga yang kehilangan ayah, ibu, anak, dan sahabat. Ada perjalanan yang tak pernah sampai tujuan. Ada rumah yang kini hanya menyisakan keheningan.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur_muhammad






