Unras Mahasiswa di DPRD Kalsel Berakhir Ricuh, Diduga Ada Oknum Massa Aksi Semprot Pilox ke Polisi

WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN– Aksi demonstrasi mahasiswa yang bergabung dalam aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalimantan Selatan di depan Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Jalan Lambung Mangkurat, Kamis (15/1/2026), berubah menjadi ricuh.

Kericuhan tersebut diduga dipicu oleh tindakan provokatif dari salah satu peserta aksi.

Insiden bermula saat massa menyampaikan orasi terkait penolakan wacana pelaksanaan pemilihan kepala daerah melalui DPRD.

Situasi yang awalnya berlangsung tertib mulai memanas ketika tuntutan mahasiswa agar Ketua DPRD Kalsel menemui mereka tidak mendapat tanggapan.

Ketegangan meningkat ketika sebagian peserta aksi berusaha menerobos barikade petugas keamanan.

Dalam kondisi tersebut, seorang oknum massa diduga menyemprotkan cat pilox ke arah aparat kepolisian yang berjaga, sehingga memicu reaksi keras di lapangan.

Aksi saling dorong pun tidak terhindarkan antara mahasiswa dan aparat.

Petugas berupaya mengendalikan situasi agar kericuhan tidak meluas, sementara beberapa mahasiswa terlihat mencoba menenangkan rekan-rekannya.

Meski sempat mereda, ketegangan kembali terjadi saat massa kembali mencoba memasuki area gedung DPRD Kalsel.

BACA JUGA: “Kami Ingin Agar Pak Supian Keluar!” Mahasiswa Desak Ketua DPRD Kalsel Temui Massa Tolak Pilkada Lewat DPRD

Upaya tersebut kembali diwarnai dorong-mendorong antara kedua pihak.

Pantauan di lapangan, terlihat pagar gerbang Kantor DPRD Kalsel mengalami kerusakan hingga terlepas dari engselnya akibat insiden tersebut.

Baca Juga :   Wakil Gubernur Kalsel & Hasnur Group Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Sungai Rangas Ulu

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca