Tangis Pecah di Sidang 2 Ton Sabu! Terdakwa Dituntut Hukuman Mati, “Ya Allah… Anakku Tidak Bersalah”

WARTABANJAR.COM, BATAM – Suasana sidang kasus penyelundupan narkotika di Pengadilan Negeri Batam mendadak berubah dramatis dan penuh tangis, setelah Jaksa Penuntut Umum menuntut hukuman mati terhadap enam terdakwa kasus sabu hampir 2 ton, Kamis (5/2/2026).

Momen tersebut viral setelah sebuah video beredar di media sosial Instagram, memperlihatkan suasana ruang sidang yang mendadak histeris usai tuntutan dibacakan.

Terdakwa Menangis dan Teriak “Hukum Tidak Adil!”

Salah satu terdakwa, Fandi Ramadan, terlihat tak kuasa menahan emosi. Ia menangis tersedu sambil berteriak keras di ruang sidang.

“Hukum di Indonesia tidak adil! Adil… hukum di Indonesia tidak adil!” teriaknya.

Ibu Terdakwa Histeris hingga Jatuh Terduduk

Drama haru berlanjut ketika ibunda Fandi ikut histeris. Sang ibu terdengar menangis sambil berteriak menyebut anaknya tidak bersalah.