Target produksi tahun 2026 dipatok mencapai 2.100 barel per hari, menyusul peningkatan signifikan pada tahun 2025 yang bahkan melampaui target.
“Potensi migas di wilayah Tanjung masih cukup bagus. Ke depan kami juga telah memprogramkan rencana pengeboran tiga sumur baru di wilayah Warukin,” jelasnya.
Selain fokus pada produksi, Pertamina EP Tanjung Field juga berkomitmen terhadap tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Di antaranya melalui program beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dengan syarat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00 setiap semester.
Program CSR lainnya meliputi pembinaan UMKM di wilayah Ring 1 Pertamina, seperti di Desa Jirak, Kecamatan Pugaan, serta Desa Masukau, Kecamatan Murung Pudak.
Berkat komitmen tersebut, Pertamina EP Tanjung Field berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan PROPER Emas dan Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup atas program CSR unggulan dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Kegiatan BASO IGA ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Pertamina dan insan pers dalam mendukung pembangunan daerah serta ketahanan energi nasional. (wartabanjar.com/Suhardi)
Editor: Yayu







