“Perjalanan Terakhir yang Tak Layak!” Jenazah Warga Uematopa Diantar Motor di Tengah Keterbatasan

Warganet pun bereaksi. Banyak yang menyampaikan empati, sekaligus kritik tajam terhadap minimnya perhatian terhadap fasilitas kesehatan dan akses transportasi di wilayah tersebut.

Mereka menilai, kondisi seperti ini tidak pantas terjadi di tengah janji pemerataan pembangunan, apalagi menyangkut proses terakhir menghantarkan seseorang kembali ke rumah duka.

Harapan di Tengah Kesedihan

Kisah jenazah yang diantar dengan sepeda motor ini bukan hanya tentang satu keluarga, melainkan tentang banyak warga di pelosok negeri yang masih harus berjuang di tengah keterbatasan.

Publik berharap, peristiwa ini menjadi alarm keras bagi pihak terkait agar infrastruktur jalan dan ketersediaan ambulans segera dibenahi. Karena di balik setiap jenazah yang diantar, ada keluarga yang sedang berusaha ikhlas—dan negara seharusnya hadir di sana.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)

editor: nur_muhammad