WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Bupati Tanah Laut, H Rahmat Trianto, memberikan apresiasi sekaligus pesan mendalam kepada para tenaga pendidik dalam acara pengarahan khusus di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tanah Laut, Rabu (14/01/2026).
Di hadapan ratusan ASN dan tenaga pendidik, Bupati menegaskan bahwa profesi guru bukanlah pekerjaan sembarangan, melainkan sebuah panggilan bagi orang-orang pilihan yang memiliki kemampuan khusus.
“Ingat, saya selalu sampaikan, menjadi guru itu adalah orang-orang pilihan. Tidak semua orang pintar bisa mentransfer ilmunya kepada orang lain,” tegas Rahmat Trianto.
Baca Juga Motor Terbakar di Anjir KM 25, Warga Panik, Api Mengamuk di Pinggir Jalan Trans Kalimantan
Menurutnya, kecerdasan intelektual saja tidak cukup untuk menjadi seorang pengajar. Diperlukan seni komunikasi dan kesabaran untuk membentuk karakter anak didik. Ia memuji para guru dan penyusun kurikulum di Tanah Laut sebagai tim yang memegang kunci masa depan daerah hingga 20 tahun ke depan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan peringatan keras agar para guru tetap menjaga profesionalisme. Ia meminta jajaran pendidik untuk tidak terjebak dalam pusaran politik praktis yang dapat mengganggu tugas utama mereka.
“Bapak dan Ibu harus profesional. Ada hal-hal yang tidak perlu kita ikut, seperti kegiatan politik. Tidak ada manfaatnya. Lebih baik fokus pada anak-anak kita, karena merekalah yang akan memimpin di masa depan,” imbuhnya.
Bupati juga menyinggung soal tantangan pendidikan di era digital. Ia mendorong para guru untuk melakukan inovasi dan improvisasi agar tidak hanya sekadar mengajar secara normatif.
