VIRAL! Pengamanan Super Ketat Presiden Prabowo di Banjarbaru, Sniper Disiagakan saat Peresmian Sekolah Rakyat Terpadu
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU - Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026), menyita perhatian publik. Selain agenda peresmian Sekolah Rakyat Terpadu (SRT), pengamanan super ketat dengan penempatan sniper di sejumlah titik strategis turut menjadi sorotan warganet.
Presiden Prabowo hadir untuk meresmikan SRT 9 Banjarbaru yang berada di lingkungan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarbaru. Kehadiran orang nomor satu di Indonesia itu dijaga dengan standar pengamanan tinggi sesuai protokol kepresidenan.
Petugas keamanan tampak menempati berbagai titik pengawasan, termasuk di area gedung dan lokasi yang memiliki sudut pandang luas. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya maksimal memastikan keselamatan kepala negara selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Di media sosial, momen tersebut langsung viral dan memantik beragam komentar netizen. Sebagian mengaku baru menyadari keberadaan sniper setelah melihat unggahan video, sementara lainnya menilai pengamanan ketat adalah hal wajar mengingat status Prabowo sebagai presiden.
“Hanyar sadar, aku malah fokus ke spanduk,” tulis seorang netizen.
“Ngeri juga, tapi wajar SOP pengamanan presiden,” komentar lainnya.
Ada pula yang menuliskan doa, “Sehat selalu Pak Presiden Prabowo Subianto.”
Tak sedikit pula warganet yang menanggapi dengan candaan ringan, hingga menyebut hanya satu sniper yang terlihat dari banyak personel pengamanan yang tersembunyi.
Di sisi lain, beberapa komentar juga berharap kunjungan Presiden Prabowo ke Kalimantan Selatan tidak hanya berfokus pada agenda seremonial, tetapi juga memperhatikan persoalan lingkungan seperti tambang dan sawit ilegal yang dinilai berkontribusi terhadap bencana banjir.
Terlepas dari berbagai reaksi tersebut, kehadiran Presiden Prabowo di Banjarbaru menjadi momen penting, khususnya bagi pengembangan pendidikan dan kesejahteraan sosial melalui program Sekolah Rakyat Terpadu.
Peresmian SRT ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan negara secara langsung.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur_muhammad