WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Persebaya Surabaya menutup putaran pertama BRI Super League 2025/2026 dengan kemenangan penting setelah pelatih Bernardo Tavares menerapkan skema false nine yang terbukti efektif dalam duel terakhirnya.
Keputusan taktis itu berhasil membuat penyerang Gali Freitas tampil luar biasa dengan peran penyerang bayangan, sehingga lini belakang lawan sering kesulitan mengantisipasi serangan tim tuan rumah.
Dalam laga tersebut, Gali Freitas menjadi pembeda utama dalam permainan ofensif Persebaya dengan mencetak dua gol penentu kemenangan tim yang mengamankan tiga poin penuh bagi klub.
Pergerakan tanpa bola serta akselerasi pemain asal Timor Leste itu membuat pertahanan lawan kesulitan, sekaligus membuka ruang bagi rekan setim dalam transisi cepat serangan.
Bernardo Tavares menyatakan skema itu dirancang untuk memaksimalkan kecepatan dan naluri menyerang Gali yang sesuai karakter permainan klub musim ini.







