WARTABANJAR.COM, LIMAPULUH KOTA – Fenomena sinkhole atau lubang raksasa yang muncul mendadak di kawasan persawahan Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, kini menyedot perhatian luas masyarakat.
Tak hanya sekadar datang untuk melihat, warga justru ramai-ramai mengambil air dari dalam lubang tersebut. Air itu diyakini memiliki khasiat sebagai obat penyembuh berbagai penyakit.
Pantauan di lokasi, Jumat (9/1/2026), puluhan warga terlihat bergantian menuruni pinggir lubang dengan penuh kehati-hatian. Mereka datang tidak hanya dari daerah sekitar, tetapi juga dari luar kota.
Salah satunya Risnawati, warga Kota Payakumbuh, yang sengaja datang membawa botol plastik.
“Kata orang bisa jadi obat. Dicoba dulu,” ujarnya singkat sambil menunjukkan air yang baru diambil dari dalam sinkhole.
Hal serupa diungkapkan Upik, pengunjung lainnya. Ia mengaku penasaran dan ingin membuktikan sendiri.
“Mana tahu bisa jadi obat, jadi kita bawa pulang,” katanya sambil menenteng kantong plastik berisi air.
Wali Jorong: Bukan Objek Wisata, Warga Harus Waspada
Wali Jorong Tepi Situjuah Batua, Salmi, mengatakan sejak sinkhole itu muncul, jumlah pengunjung terus bertambah setiap hari. Namun ia menegaskan lubang tersebut bukanlah objek wisata.
“Situasi lubang masih stabil, bahkan runtuhannya bertambah sekitar satu meter. Di dalam terlihat jelas gerusan air. Pengunjung makin banyak, tapi bagi petani tentu sangat merugikan karena sawah tak bisa digarap,” jelasnya.
Salmi juga mengingatkan warga agar tidak mendekati bibir lubang.

