Meski status belum dinaikkan, Muhidin menegaskan bahwa upaya penanganan di lapangan tidak berkurang sedikit pun. Pemerintah daerah tetap mengaktifkan dapur umum, menyalurkan bantuan logistik, serta mengerahkan aparat gabungan untuk membantu warga terdampak.
Ia menyebutkan, bantuan terus mengalir dari berbagai pihak, termasuk unsur TNI dan Polri. Distribusi sembako dan kebutuhan dasar juga dilakukan secara berkelanjutan ke wilayah-wilayah terdampak banjir.
“Dapur umum masih berjalan, bantuan dari Kapolda, Pangdam, dan Danrem juga terus disalurkan. Termasuk bantuan yang sudah masuk ke Desa Sungai Tabuk Keramat,” terangnya.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memastikan akan terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi sungai. Jika situasi memburuk dan mengancam keselamatan warga, status penanganan bencana siap dievaluasi dan ditingkatkan sesuai kebutuhan.(wartabanjar.com/IKhsan)
editor: nur_muhammad







