Berdasarkan data Disdikbud, banjir sempat merendam 13 sekolah dasar dan dua sekolah menengah pertama, sementara dampak paling luas terjadi pada jenjang taman kanak-kanak dengan sekitar 35 sekolah terdampak.
Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah dalam masa pemulihan.
Abiji menambahkan, pihaknya telah menyiapkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang mencakup pengadaan seragam siswa serta rehabilitasi fasilitas sekolah.
Seluruh program tersebut direncanakan dibiayai melalui dana darurat APBD Kabupaten Balangan tahun 2026 dan saat ini tengah dibahas agar dapat segera direalisasikan.
Memasuki fase transisi pemulihan pascabencana, Pemkab Balangan berupaya memastikan tidak ada hambatan bagi siswa dalam mengakses pendidikan.
Dengan dukungan bantuan dan perbaikan fasilitas, pemerintah berharap kegiatan belajar mengajar di Balangan dapat kembali berlangsung normal dalam waktu dekat. (Wartabanjar.com/Alfi)
Editor Restu







