“Biasanya tidak sampai masuk rumah, tapi kali ini ada yang tergenang di dalam,” kata Rio.
Ia menyebut ketinggian air di luar rumah mencapai lutut orang dewasa. Meski demikian, menurutnya air relatif cepat surut dibandingkan banjir di tahun-tahun sebelumnya.
Sementara itu, di Jalan Jurusan Pelaihari RT 2, Kelurahan Landasan Ulin Selatan, banjir juga menunjukkan peningkatan.
Ketua RT setempat, Hendra, menyebut sedikitnya 40 rumah dengan 50 kepala keluarga terdampak. “Hari ini air naik sekitar 7 sentimeter, totalnya jadi kurang lebih 45 sentimeter,” jelasnya.
Banjir juga kembali merendam wilayah Kelurahan Guntung Manggis. Lurah Guntung Manggis, Zikru Rahman, mengatakan genangan air terjadi di RT 24, khususnya kawasan Danau Cermin.
“Belum parah, tapi air sudah masuk ke rumah warga,” tuturnya.
Mengantisipasi kondisi yang memburuk, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarbaru telah mendirikan tenda darurat di sekitar RT 24 Guntung Manggis sebagai langkah kesiapsiagaan.
Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Banjarbaru, Zaini, menyebut dampak banjir kali ini cukup meluas. “Total ada sekitar 751 kepala keluarga atau kurang lebih 2.300 jiwa yang terdampak, dan seluruh kecamatan di Banjarbaru terdampak,” ungkapnya. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor Restu







