PIALA AFRIKA 2025! Jadwal 16 Besar Resmi, Maroko Terancam Jumpa Raksasa Afrika

WARTABANJAR.COM – Babak penyisihan grup Piala Afrika 2025 resmi berakhir. Sebanyak 16 tim terbaik telah memastikan tiket ke babak 16 besar, menghadirkan deretan laga panas yang diprediksi penuh tensi tinggi.

Mesir tercatat sebagai negara pertama yang memastikan kelolosan setelah sukses menumbangkan Afrika Selatan pada laga kedua fase grup. Sementara itu, Nigeria dan Aljazair tampil paling dominan dengan menyapu bersih tiga pertandingan penyisihan grup dengan kemenangan.

Nigeria bahkan keluar sebagai tim paling produktif di fase grup setelah mencetak total delapan gol dari tiga laga. Catatan ini menegaskan status Super Eagles sebagai salah satu kandidat kuat juara.

Tuan rumah Maroko juga tampil meyakinkan dengan finis sebagai juara Grup A berkat dua kemenangan dan satu hasil imbang. Namun, posisi tersebut justru membawa Singa Atlas ke jalur berat yang dijuluki bagan neraka.

Selain para juara dan runner-up grup, empat tim berhasil melaju ke fase gugur melalui jalur peringkat ketiga terbaik. Keempatnya adalah Mozambik, Benin, Sudan, dan Tanzania.

Di sisi lain, delapan tim harus angkat koper lebih cepat dari Piala Afrika 2025. Mereka adalah Komoro dan Zambia dari Grup A, Angola dan Zimbabwe dari Grup B, Uganda dari Grup C, Botswana dari Grup D, Guinea Khatulistiwa dari Grup E, serta Gabon dari Grup F.

Memasuki babak 16 besar, persaingan dipastikan semakin sengit. Laga pembuka akan mempertemukan juara Grup D Senegal dengan Sudan yang lolos sebagai peringkat ketiga terbaik dari Grup E.

Duel menarik juga tersaji saat Mali berhadapan dengan Tunisia, mempertemukan dua tim kuat Afrika Utara. Sementara itu, Mesir yang diperkuat Mohamed Salah akan menghadapi Benin. Jika lolos, Salah dan kolega berpotensi bertemu pemenang laga Pantai Gading kontra Burkina Faso.

Sorotan utama tertuju pada tuan rumah Maroko yang berada di bagan paling berat. Selain Tanzania di babak 16 besar, Maroko berada satu jalur dengan tim-tim raksasa seperti Afrika Selatan, Kamerun, Aljazair, RD Kongo, hingga Nigeria.

Jika Maroko mampu menyingkirkan Tanzania, mereka berpeluang menghadapi Afrika Selatan atau Kamerun di fase berikutnya. Situasi ini membuat jalan Maroko menuju final dipastikan tidak mudah.