WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Sejumlah warganet mengeluhkan situasi perayaan malam tahun baru 2026 di Kota Banjarmasin pada Kamis (1/1/2026) dini hari.

Kendati sudah ada imbauan dari pihak-pihak terkait seperti gubernur hingga kepolisian bahwa sebaiknya di malam tahun baru jangan ada menyalakan kembang api, namun banyak warga Kota Banjarmasin tetap melakukannya.

Larangan tersebut dikeluarkan mengingat sekarang Indonesia, khususnya Kalimantan Selatan sedang di masa banyak bencana alam yang menyebabkan ribuan warga terdampak.

BACA JUGA: DLH Banjarbaru Catat 200 Ton Sampah Pascapengajian 5 Rajab

Walau begitu, dari rekaman video yang beredar di media sosial, banyak warga Kota Banjarmasin tetap begadang merayakannya dengan menyalakan kembang api.

Mengutip Instagram @info_banjarmasin, beberapa warganet memprotes hal ini, mengingat sudah adanya imbauan dari pemerintah tentang larangan merayakan tahun baru apalagi dengan menyalakan kembang api.

"Bukannya sudah kd boleh nyala akan kembang api? Apa lgi tahun ini bnyk saudara daerah yg kena musibah, pemerintah jua sdh menghimbau demi menghormati kd dinyalakan kembang api," ujar hi.***.

"ttp ae kd peasian manusia nya, mk kd di boleh akan oleh alm guru sekumpul," ujar 89a***.

"Acara mubazir ini buang2 uang gak mikitkan sodara2 kita yg KEBANJIRAN ,LONGSOR LGI SEDIH N SENGSARA..," kata ahm***. (wartabanjar.com/yayu)

Editor: Yayu