WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Polda Kalimantan Selatan menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk menghadapi potensi risiko selama pelaksanaan Pengajian Rutin Malam 5 Rajab di Sekumpul, Martapura, Kabupaten Banjar.
Mulai dari kelelahan jemaah, gangguan kesehatan, kemacetan, hingga kemungkinan bencana banjir.
Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan, mengungkapkan pengalaman pelaksanaan momen 5 Rajab pada awal tahun menjadi bahan evaluasi penting bagi aparat keamanan.
Baca Juga Jelang 5 Rajab Guru Sekumpul 2025, Pantauan CCTV Banjarbaru Arus Lalu Lintas
“Pada 5 Januari kemaren, terdapat jemaah yang mengalami kelelahan berlebihan dan memiliki penyakit komorbid. Bahkan, ada jemaah yang meninggal dunia. Hal ini menjadi perhatian serius bagi kami,” ujarnya, Kamis (25/12/2025).
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polda Kalsel bersama TNI dan relawan menyiagakan Satgas Kesehatan.
“Jadi tidak hanya melalui posko, tetapi juga dengan patroli mobile yang berkeliling di tengah jemaah selama kegiatan berlangsung,” tambahnya.
Selain aspek kesehatan, aparat juga mengantisipasi potensi banjir di sejumlah titik rawan.







