WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menyayangkan pertandingan pekan ke-15 BRI Super League 2025/2026 antara timnya melawan tuan rumah Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, malam ini pukul 19.00 WIB, digelar tanpa penonton.
Van Gastel menyoroti perbedaan atmosfer yang akan dihadapi dalam laga nanti malam. Ia membandingkan situasi ini dengan laga sebelumnya saat melawan Persija Jakarta yang dipadati kurang lebih 50.000 penonton di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
“Setelah pertandingan melawan Persija, ada lebih dari 50.000 penonton dan orang-orang di sekitarnya. Ya, itu (laga tanpa penonton) disayangkan,” ujar Van Gastel, dikutip dari laman resmi PSIM, Selasa (22/12).
Juru taktik asal Belanda tersebut berpendapat bahwa kehadiran suporter merupakan nyawa dalam sebuah pertandingan sepak bola. Absennya pendukung di tribun dinilai mengurangi energi tambahan bagi para pemain di lapangan.
Ia juga menyebut pertandingan sepak bola tanpa penonton “seperti latihan”. “Jadi bagi saya, bermain tanpa penggemar itu seperti latihan,” kata dia.
“Karena saya selalu bilang, Anda bermain sepak bola untuk para penggemar. Dan jika tidak ada penggemar, maka suasana di stadion tidak akan ada energi ekstra,” ucap pelatih 53 tahun itu.







