Pernyataan Neville ini langsung memicu perdebatan panas di kalangan suporter Liga Inggris, mengingat loyalitasnya terhadap Manchester United selama ini. Namun, objektivitas Neville sebagai pengamat diakuinya sebagai bentuk penghargaan atas progres luar biasa yang ditunjukkan Arsenal, yang kini dianggap telah benar-benar siap secara teknis maupun mental untuk meruntuhkan dominasi juara bertahan. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)

Editor: Andi Akbar