WARTABANJAR.COM, LOMBOK TENGAH – Aksi ekstrem Kepala Desa Bonder, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah, yang mandi di tengah jalan berlubang, mendadak viral dan memicu perdebatan panas di media sosial. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas jalan rusak yang disebut tak kunjung diperbaiki selama bertahun-tahun.
Dalam video yang beredar luas sejak Minggu (21/12), Kepala Desa Bonder, Riadi atau akrab disapa Rebe, terlihat berendam di genangan air yang mengisi lubang jalan. Sejumlah warga dan pengguna jalan tampak menyaksikan aksi tersebut, sementara kamera ponsel merekam momen yang kemudian menyebar luas.
Jalan yang diprotes berada di wilayah Desa Bonder dan disebut berstatus jalan provinsi. Warga mengeluhkan kondisi jalan yang rusak parah, berlubang, licin saat hujan, serta rawan memicu kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor.
Tak hanya sang kepala desa, beberapa pemuda dari Karang Taruna Desa Bonder ikut melakukan aksi serupa sebagai simbol kekecewaan. Pemerintah desa mengklaim telah berulang kali melaporkan kondisi jalan tersebut ke pihak berwenang, namun belum mendapatkan respons konkret.
Namun, viralnya aksi ini justru memunculkan gelombang kritik tajam dari netizen. Tak sedikit warganet yang mempertanyakan tanggung jawab pemerintah desa, penggunaan anggaran, hingga status jalan yang sebenarnya.
Sejumlah komentar netizen yang ramai disorot di antaranya:
“Lah, bukannya tugas dia buat ngurusin jalanan desanya?”
“Menyala dana desa 🔥🔥🔥”
“Kumat gilanya dana desa tahap kedua nggak cair 😂”
“Jadi selama ini uang desa ke mana kok jalannya masih rusak?”
“Kalau dilihat ukurannya, ini jalan kabupaten. Harusnya tanggung jawab bupati.”
“Alasan klasik biar dikasihani dan dapat anggaran, ujung-ujungnya rawan korup.”

