WARTABANJAR.COM, JAKARTA – PSSI dan pemangku kepentingan sepakbola Indonesia menyusun sejumlah resolusi logis untuk 2026 sebagai respons atas tantangan tahun lalu.
Resolusi itu mencakup perbaikan struktur pembinaan usia muda hingga peningkatan kompetisi nasional yang lebih kompetitif.

PSSI menggarisbawahi pentingnya peluncuran road map sepakbola nasional yang matang dan terstruktur sepanjang tahun ini.
Direktur Teknik PSSI Alexander Zwiers mengatakan roadmap tersebut akan membantu menyelaraskan pembinaan klub serta perkembangan talenta secara sistematis.

Pemangku kepentingan juga fokus memperkuat akar rumput sebagai fondasi utama pembinaan pemain masa depan Indonesia.
Menurut pengamat sepakbola nasional, aspek pembinaan di tingkat lokal menjadi kunci untuk mengurangi kesenjangan kualitas antarklub dalam kompetisi.

Rescue terhadap performa timnas Indonesia di level internasional juga menjadi bagian resolusi mengingat tantangan di kualifikasi terakhir.
Agenda penting seperti FIFA Series, Asian Cup, dan Piala AFF menjadi tolok ukur progres kerja bersama sepanjang tahun.

Pembenahan tata kelola kompetisi dan manajemen klub turut ditegaskan agar sepakbola nasional lebih profesional.
Upaya ini diharapkan menghasilkan kompetisi yang lebih adil, berkelanjutan, serta mencetak talenta yang mampu bersaing di pentas internasional. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)

Editor: Andi Akbar