Momen tersebut langsung memicu gelombang reaksi emosional dari netizen. Kolom komentar dipenuhi doa, tangisan, hingga kritik tajam terhadap penanganan bencana.
“Astaghfirullah ya Allah 😭 semoga selalu dalam lindungan Allah.”
“Ya Allah… dinginnya pasti luar biasa 😢.”
“Kalau di luar negeri, helikopter sudah datang. Ini negara nggak punya?”
“Masih ada yang tega rayakan tahun baru di atas penderitaan saudara kita?”
“Sampai di sini harusnya pemerintah sadar.”
“Bahkan saat banjir, masyarakat masih diselamatkan oleh pepohonan.”
“Kalau itu pohon sawit, belum tentu mereka bisa bertahan hidup.”
Sebagian netizen juga menyoroti peran penting pepohonan dan alam dalam menyelamatkan warga, sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan demi mencegah bencana yang lebih parah di masa depan.
Bencana ini menjadi pengingat keras bahwa banjir bukan sekadar musibah tahunan, melainkan ancaman nyata yang merenggut rasa aman, bahkan nyawa. Harapan publik kini tertuju pada respon cepat, bantuan nyata, dan evaluasi serius agar tragedi serupa tidak terus berulang.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur_muhammad







