WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Pemerintah pusat bertindak keras menyikapi bencana banjir yang melanda Sumatera Barat. Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) resmi menyegel lima perusahaan tambang yang diduga kuat menjadi pemicu banjir akibat kerusakan lingkungan.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menegaskan, penyegelan tersebut merupakan langkah awal untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aktivitas pertambangan yang dinilai mengabaikan keselamatan lingkungan dan masyarakat.
“Penyegelan ini adalah langkah awal untuk mengevaluasi total operasional perusahaan yang diduga kuat memicu banjir,” ujar Hanif dalam keterangannya, Sabtu (20/12/2025).
Lima perusahaan tambang yang disegel KLH/BPLH tersebut yakni:
PT Parambahan Jaya Abadi
PT Dian Darell Perdana
CV Lita Bakti Utama
CV Jumaidi
PT Solid Berkah Ilahi






