Dalam forum tersebut, Sekda menekankan tiga instrumen krusial yang tidak boleh goyah: jaminan pasokan barang, harga yang tetap masuk akal bagi warga, serta rantai distribusi yang bebas hambatan.
Ia memberikan peringatan keras bahwa ego sektoral harus disingkirkan dalam menghadapi ancaman kenaikan harga.
“Pengendalian inflasi tidak bisa dilaksanakan secara sendiri-sendiri. Ini adalah tugas kolektif yang membutuhkan komitmen, koordinasi, dan aksi nyata kita semua,” tegasnya.
Menutup arahannya, Ismail Fahmi berharap rumusan taktis yang lahir dari pertemuan tingkat tinggi ini tidak hanya menjadi dokumen di atas meja, melainkan segera dieksekusi di lapangan.
Langkah konkret dari TPID sangat dinantikan masyarakat demi menjaga daya beli di tengah meningkatnya kebutuhan hidup pada puncak momen keagamaan dan libur akhir tahun.(Wartabanjar.com/Gazali)
Editor Restu







