Tak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Tabalong juga merencanakan pembukaan rest area Guru Sekumpul yang akan dimanfaatkan sebagai sarana memperkenalkan Masjid Cheng Ho kepada masyarakat luas, khususnya para pelintas dari Kalimantan Timur yang melintasi wilayah Tabalong.
Fasilitas Lengkap untuk Kenyamanan Jamaah
Bupati mengajak masyarakat untuk memakmurkan Masjid Cheng Ho sebagai pusat ibadah dan kegiatan keagamaan. Pemerintah daerah bersama pengelola berkomitmen menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari pengelola kaum masjid, pendingin ruangan, hingga sarana pendukung lainnya demi kenyamanan jamaah.
Sebagai informasi, Laksamana Cheng Ho atau Zheng He merupakan penjelajah Muslim asal Tiongkok yang tercatat melakukan tujuh ekspedisi maritim ke wilayah Nusantara. Dalam perjalanannya, ia meninggalkan jejak penting dalam perdagangan, politik, serta penyebaran Islam.
Beberapa wilayah persinggahan bersejarah Cheng Ho antara lain Palembang, Cirebon, dan Semarang. Ia juga dikenal melalui pemberian Lonceng Cakra Donya kepada Aceh sebagai simbol hubungan diplomatik, ekonomi, dan budaya antara Tiongkok dan kerajaan-kerajaan di Nusantara.
Dengan diresmikannya Masjid Cheng Ho, Kabupaten Tabalong diharapkan semakin memperkaya destinasi wisata religi sekaligus memperkuat nilai toleransi, kebersamaan, dan keberagaman di tengah masyarakat.(wartabanjar.com/Suhardi)
editor: nur_muhammad













