Komisi III DPRD Kalsel Soroti Jarak Bandara Syamsudin Noor dengan Calon Lokasi Stadion Internasional
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Stadion Internasional Kalsel di Kilometer 17, Landasan Ulin Barat, Kota Banjarbaru akan dibangun, berjarak hanya enam kilometer dari Bandara Syamsudin Noor.
Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menyoroti rencana tersebut, menilai bahwa jarak keduanya cukup dekat, sehingga memicu kekhawatiran keamanan penerbangan.
Menanggapi hal itu, Komisi III DPRD Kalsel melaksanakan rapat kerja dengan Dinas PUPR untuk mengevaluasi program 2025 dan merencanakan agenda 2026.
Rapat tersebut bertujuan memastikan pembangunan stadion internasional dapat berjalan lancar serta sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Mustaqimah, dikutip dari laman DPRD Kalsel, Jumat (12/12/2025), mengungkapkan bahwa pihaknya telah menggelar rapat dengar pendapat dengan Dinas PUPR Kalsel dan PT. Angkasa Pura.
Dari hasil pembahasan, jarak ideal antara bandara dan bangunan besar seperti stadion seharusnya mencapai sekitar 15 kilometer, sedangkan yang ini hanya 6 kilometer sehingga dinilai cukup dekat.
Mustaqimah menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan penerbangan harus menjadi perhatian dalam menentukan pembangunan stadion.
Ia menyebut pihaknya akan menjadwalkan pembahasan lanjutan terkait aspek ketinggian bangunan dan teknis lainnya.
“Jarak antara Bandara Syamsudin Noor dan Stadion Internasional yang akan dibangun itu kurang lebih enam kilometer. Mereka nanti akan melakukan rapat kembali, tetapi dari sisi ketinggian bangunan itu dinyatakan aman dari Pihak PU,” ujarnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas PUPR Kalsel, Muhammad Yasin Toyyib, menyampaikan bahwa pemilihan lokasi stadion internasional tersebut sudah melalui proses studi kelayakan.
Ia memastikan lokasi di Kilometer 17 memiliki akses strategis serta lahan yang cukup untuk pembangunan.
“Pemerintah daerah saat ini sedang menyiapkan proses pembebasan lahan yang ditargetkan selesai pada akhir Desember 2025. Pengadaan tanah akan dimulai awal 2026 dan pembangunan stadion direncanakan berjalan pada Juli 2026,” kata Yasin.
Stadion internasional itu diproyeksikan memiliki kapasitas 30.000 penonton, akan dilengkapi fasilitas modern sesuai standar global.
PUPR memastikan seluruh aspek keselamatan dan keamanan tetap menjadi prioritas dalam proses pembangunan. (wartabanjar.com/dprdkalsel)
Editor: Yayu