WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Drama hilangnya seorang warga Muara Uya bernama Muriati akhirnya berakhir bahagia. Setelah dilaporkan tidak kembali dari kebun sejak Rabu pagi, 10 Desember 2025, Muriati berhasil ditemukan selamat pada Kamis pagi, 11 Desember 2025, di sebuah pondok milik warga.

Keluarga mulai cemas ketika Muriati tidak kunjung pulang hingga malam hari dan langsung melaporkan kejadian itu kepada aparat desa. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan dari Aparat Desa Muara Uya dan Desa Santuun, BPBD Tabalong, Koramil Muara Uya, serta Polsek Muara Uya segera bergerak cepat membentuk tim pencarian.

Kapolsek Muara Uya IPDA Rahmadi, S.H., mengungkapkan bahwa Muriati ditemukan dalam kondisi sehat meski tampak kelelahan akibat terlalu lama berada di area kebun.

Dari keterangan yang diterima, Muriati sempat kebingungan dan lupa arah jalan pulang, sehingga memutuskan beristirahat di pondok warga hingga pagi.

“Alhamdulillah, warga yang dilaporkan belum kembali dari kebun dapat ditemukan dalam keadaan selamat. Yang bersangkutan tidak ingat jalan kembali dan memilih berteduh di pondok warga. Saat ini sudah dijemput keluarga dan petugas untuk pemeriksaan kesehatan lanjutan,” ujar IPDA Rahmadi.

Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla, melalui Kasi Humas, turut menyampaikan rasa syukur atas ditemukannya Muriati.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang turun langsung membantu pencarian — Polsek Muara Uya, BPBD, Koramil, aparat desa, hingga masyarakat yang bekerja sama tanpa kenal lelah,” ujarnya.

Kapolres juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan bagi masyarakat yang sering beraktivitas di kebun atau wilayah terpencil.

Ia mengimbau warga untuk selalu memberi kabar kepada keluarga sebelum berangkat, serta membawa alat komunikasi guna mengantisipasi kondisi tersesat atau kelelahan di perjalanan.(Wartabanjar.com/nur_muhammad/humaspolrestabalong)

editor: nur_muhammad