“Organisasi keagamaan harus adaptif dan inovatif. Pemerintah siap bersinergi dalam program pemberdayaan perempuan, pembinaan umat, hingga kegiatan sosial,” ujarnya.
Penasihat BKMT Tanah Bumbu, Andi Irmayani Rudi Latif, menegaskan pentingnya menjadikan dakwah sebagai ladang pengabdian. Ia menyebut tiga fokus kerja BKMT periode 2025–2030, mulai dari penguatan pembinaan majelis taklim, optimalisasi dakwah digital, hingga kolaborasi lintas lembaga agar program lebih berdampak bagi masyarakat.
Pemanfaatan media sosial, kajian daring, dan materi pembelajaran digital disebut sebagai peluang besar untuk menjangkau jamaah yang lebih luas, terutama generasi muda yang akrab dengan teknologi.
Pelantikan BKMT Tanah Bumbu periode baru ini diharapkan menjadi pijakan kuat memperkuat dakwah yang sejuk, pemberdayaan perempuan, serta pembinaan keagamaan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat masa kini.(Wartabanjar.com/Rilis)
editor: nur_muhammad







