Meski begitu, Hendrik menekankan perlunya pembinaan atlet lebih awal agar hasil pertandingan lebih optimal.
Hal ini merujuk pada Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) terkait hibah/pembinaan dan bonus untuk atlet dari Disporabudpar Banjarbaru.
“Sekarang sistemnya RKA, jadi kadang atlet baru mulai dibina mendekati kompetisi. Ke depan terutama mulai 2026 dengan hibah, kami berharap pembinaan bisa lebih awal dan lebih terencana. Bonus dan penghargaan untuk atlet juga sudah dianggarkan agar memotivasi mereka,” ujar Hendrik.
Seusai gelaran Peparprov ini, Hendrik berpesan agar atlet tetap rendah hati dan terus berlatih demi prestasi berikutnya.
“Pesan kami, jangan sombong, selalu rendah hati, dan terus berlatih agar meraih prestasi lebih baik di kejuaraan mendatang,” ucapnya.
Terkait persiapan NPC Banjarbaru menghadapi Peparprov ke-IV yang dikabarkan akan digelar d Kabupaten Hulu Sungai Utara, Hendrik menjawab akan menyiapkan strategi intens untuk menghadapi Peparprov berikutnya.
“Kami harus siap, karena HSU pada gelaran tadi cukup tangguh, sehingga kita harus kencangkan sabuk. Karena target kami, Banjarbaru bisa menjadi juara umum di Peparprov mendatang,” tandasnya. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor Restu







