WARTABANJAR.COM, BANJARBARU - Kontingen National Paralympic Committee (NPC) Kota Banjarbaru yang berlaga di pada Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Kalimantan Selatan ke-V yang digelar di Tanah Laut, resmi dibubarkan.

Pada gelaran tersebut, Banjarbaru berhasil meraih 57 medali emas, 44 perak, dan 49 perunggu, atau total 150 medali. Sehingga, menempati peringkat kedua.

Ketua NPC Banjarbaru, Hendrik, mengatakan meski jumlah medali mengalami sedikit penurunan, prestasi ini tetap membanggakan mengingat adanya aturan yang membatasi nomor pertandingan bagi atlet elit.

Baca Juga Kejati Kalsel Geledah PT Bangun Banua, Dirut Afrizal : ‘Masalah Direksi Lama’

"Alhamdulillah, atlet-atlet kami masih bisa mempertahankan peringkat kedua. Hanya saja nominal medali berkurang karena atlet elit yang sebelumnya meraih emas di Papernas atau ASEAN Paragames hanya bisa bertanding di satu nomor," ujarnya saat ditemui, Selasa (9/12/2025).

Selain itu cabang atletik menjadi penyumbang medali terbanyak bagi Banjarbaru dengan 39 emas, meliputi nomor lari lompat, tolak lempar, dan balap kursi roda (BKR).

"Memang atletik menjadi andalan kami di Peparprov kali ini. Alhamdulillah juga cabang atletik menjadi juara umum," tambah Hendrik.

Terkait kesiapan Tuan Rumah, Hendrik memuji kesiapan Tanah Laut pada gelaran kali ini. Ia menilai, fasilitas dan akses bagi atlet disabilitas sangat mendukung, termasuk penginapan dan jalur pertandingan.

"Alhamdulillah semua sarana memadai, sehingga bisa memfasilitasi semua atlet," katanya.

Meski begitu, Hendrik menekankan perlunya pembinaan atlet lebih awal agar hasil pertandingan lebih optimal.

Hal ini merujuk pada Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) terkait hibah/pembinaan dan bonus untuk atlet dari Disporabudpar Banjarbaru.

"Sekarang sistemnya RKA, jadi kadang atlet baru mulai dibina mendekati kompetisi. Ke depan terutama mulai 2026 dengan hibah, kami berharap pembinaan bisa lebih awal dan lebih terencana. Bonus dan penghargaan untuk atlet juga sudah dianggarkan agar memotivasi mereka," ujar Hendrik.

Seusai gelaran Peparprov ini, Hendrik berpesan agar atlet tetap rendah hati dan terus berlatih demi prestasi berikutnya.