Menurutnya respon yang diberikan pemerintah tak sebanding dengan besarnya bencana. Misalnya saja koordinasi yang dinilainya lambat.
“Padahal negara itu punya semua fasilitas untuk menembus wilayah terisolasi dan TNI/Polri, helikopter, perahu cepat hingga teknologi pemetaan. Yang dibutuhkan hanya satu, keputusan cepat dan eksekusi yang tegas,” ucapnya.
Dengan fasilitas yang dimiliki pemerintah, pemain basket itu menilai seharusnya pemerintah bisa segera membuka jalur udara dan air untuk kebutuhan logistik masyarakat serta memastikan komunikasi dapat terakses.
“Transparansi kondisi lapangan juga penting, jadi masyarakat tahu bahwa negara benar-benar bekerja untuk mereka,” tegasnya.
Menurutnya, bencana yang telah menelan korban jiwa lebih dari 800 orang itu, masyarakat hanya membutuhkan dua hal yakni kecepatan dan kepastian.
“Dan keduanya hanya hadir ketika Pemerintah mengerahkan seluruh kekuatan tanpa ragu, tanpa menunda dan tanpa kehilangan empati terhadap mereka yang sekarang ini sedang berjuang untuk hidup,” tuturnya. (Wartabanjar.com/inilah.com)
Editor Restu







