FKP Kalsel Resmi Dilantik, Gubernur Dorong Pemuda Ciptakan Lapangan Kerja di Era Digital

“Tidak ada wirausaha yang sukses tanpa menghadapi tantangan. Dengan komunitas yang kuat, para pemuda akan memiliki modal mental yang jauh lebih besar,” harapnya.

Ia menutup sambutannya dengan memberikan penekanan pada pentingnya membangun organisasi yang memiliki integritas, transparansi, dan semangat kolaborasi, serta mendorong FKP untuk aktif memperluas jaringan dengan berbagai institusi, mulai dari dunia usaha, lembaga pendidikan, hingga perbankan.

Sinergi Strategis: 10 Industri Tandatangani MoU dengan FKP

Sebelum seremoni pelantikan, FKP Kalsel telah bergerak cepat dengan menggelar agenda memperkuat sinergi antara wirausaha muda dan dunia industri pada tanggal 2–3 Desember 2025.

Rangkaian kegiatan ini diakhiri dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), yang merupakan manifestasi komitmen kemitraan jangka panjang.

Sepuluh perusahaan dan institusi hadir untuk memberikan insight bisnis dan meresmikan kerja sama melalui MoU, yaitu:

  • PT Hasnur Group
  • Perumda Pasar Baiman
  • Koperasi Bhakti Persada Nusantara
  • Restu Guru Group
  • BUMN Perikanan KalselTeng
  • CV Dermawan
  • PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk
  • PT Megatech Mediantara Network
  • PT Bangun Banua
  • PT Bina Profesional Nusantara

Kerja sama ini diharapkan mampu menjadi booster yang membuka lebar akses bagi wirausaha pemuda untuk berkolaborasi, memperdalam ilmu bisnis, dan meraih peluang pasar baru yang lebih luas.

BACA JUGA: BREAKING NEWS- Prabowo Resmi Tetapkan Biaya Haji 2026! Embarkasi Banjarmasin Rp 55,5 Juta

MudaPreneur Meet Up: Ruang Tumbuh Bagi Entrepreneur Banua

Ketua FKP Kalsel, Arisandi Hidayatullah, menegaskan bahwa serangkaian kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen pengurus untuk mendorong kemajuan wirausaha pemuda di Banua.

“FKP ingin memastikan pemuda tidak hanya memiliki semangat berwirausaha, tetapi juga mendapatkan akses pengetahuan, mentoring, dan jejaring. MudaPreneur Meet Up Industry kami dedikasikan sebagai ruang tumbuh bagi pengusaha muda di Kalsel,” ujarnya.

Sandi memaparkan bahwa kepengurusan baru ini akan fokus memperluas model pendampingan bagi anggota.

Fokusnya tidak hanya pada peningkatan capacity building, tetapi juga pada pembukaan akses pasar, inisiasi kolaborasi lintas daerah, dan penciptaan peluang kemitraan bisnis yang nyata.

Dengan terbentuknya kepengurusan yang solid dan diperkuatnya kerja sama lintas sektor, FKP Kalsel memiliki target tinggi untuk menjadi lokomotif utama yang melahirkan semakin banyak wirausaha muda yang inovatif, kreatif, dan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pembangunan ekonomi regional. (Wartabanjar.com/Gazali)

Editor: Yayu