Untuk memastikan BBM subsidi tepat sasaran, Pertamina menerapkan sistem QR Code melalui program Subsidi Tepat. Warga diwajibkan mendaftarkan kendaraan di situs atau aplikasi MyPertamina agar bisa membeli Pertalite dan Solar bersubsidi.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menyebut kebijakan ini terbukti menekan konsumsi. Hingga Oktober 2025, penyaluran Biosolar terkendali di bawah 1,5% dari kuota, dan Pertalite di bawah 10%.
Langkah Tegas Purbaya: Dua Tahun untuk “Bedah” Sistem Subsidi
Menghadapi kebocoran yang terus berulang, Purbaya memastikan pemerintah menyiapkan perombakan besar-besaran terhadap strategi subsidi dalam dua tahun ke depan.
Masyarakat berpendapatan tinggi di kelompok desil 8, 9, dan 10 akan mengalami pengurangan subsidi drastis. Sementara anggaran yang dihemat akan dialihkan ke kelompok miskin dan rentan pada desil 1 hingga 4, agar manfaatnya benar-benar tepat sasaran.(wartabanjar.com/Adew)
editor: nur_muhammad







